Tuesday, February 3, 2009

ku tak mengerti II

jauh di sudut sanubariku
ku masih tak mengerti
mengapa masih ada dia
mengapa masih ada cinta
sedangkan dia pergi
pergi begitu sahaja...

memang benar katamu..
cinta itu datang dan pergi
namun mengapa..
mengapa cintaku padamu
masih lagi membara..

berkocak air di tasik...
tak bermakna ada ikan..
bergoncang perasaanku..
tak bermakna ada insan lain dihatiku..

namun masih ku tak mengerti
mengapa ku x dapat melupakanmu. .
walaupun kau pergi jauh..
jauh dari diri ini..

ku tak mengerti...
ku tak faham....
ku tak menyangka...
hati ini...
jiwa ini...
perasaan ini...
mengapa....
sampai bila...
aku harus begini...
menyintai dirimu...
yang tak bisa hadir dalam hidupku..

ku tak mengerti.... .

ku tak mengerti

diri ku masih disini..
masih mencari-cari. .
mencari-cari siapa diriku..
sehingga kau sanggup pergi..
pergi meninggalkanku. .

sebak didalam hati..
seperti diguris sembilu..
luka lama yang berdarah..
masih belum terubat..
ko tambahkan lagi deritaku..

sampai bila harusku menanti..
sampai bila harusku mencari..
sampai bila harusku mendaki..

tiada siapa yg mengerti..
namun ku sendiri tak mengerti..
tak mengerti siapa diri ini..
tak mengerti perasaan ini..

mengapa..??
mengapa..??
mengapa..??

mengapa harus begini..
mengapa ku jadi begini..

ku langsung tak mengerti..

apakah harus ku lupakan..
lupakan apa itu cinta..
lupakan kisah sedihku ini..
yang sering menjadi mimpi ngeri..
di setiap malam hari..

apakah ini..
ku langsung tak mengerti..

Teratai Bunga Indah

Wahai Teratai Bunga Indah
Lahirnya Engkau Di Bumi Bertuah
Aman Dan Permai
Tanpa Ada Resah Dan Gelisah

Wahai Teratai Bunga Indah
Hadirnya Dikau Dalam Hidupku
Membawa Seribu Pengertian
Mewarnai Gelapnya Jiwaku

Wahai Teratai Bunga Indah
Kau Pergi Jauh Dariku
Ku Kehilangan Kasihmu
Kembalilah Padamnya Sinar Cintamu

Wahai Teratai Bunga Indah
Ku Panjatkan Doa ada-Nya
Agar Kau Kembali Disisiku
Menyinari Kembali Hidupku........

Maaf kan Daku

maafkan daku
andainya diri ini jauh darimu

maafkan daku
andainya engkau sunyi tanpaku

bukan maksudku untuk
melukai hatimu itu
bukan salahmu aku jadi begini
hanya masa yang memisahkan kita
kelambakkan kerja
hanya memendekkan masaku
untuk bersamamu.

maafkan daku
andainya kau terasa kehilanganku

maafkan daku
andainya aku pergi tanpa kerelaanmu...

maafkan daku......

SEPARUH DARIMU

Kumiliki hatimu seutuhnya
Kudakap jiwamu seluruhnya
Sepenuhnya aku mengisi seluruh pikiranmu
Selengkapnya jiwamu adalah untukku

Segenap hatiku terisi olehmu
Seluruh khayalku melayang bersamamu
Seisi hatiku hanya ada kamu
Sepenuh duniaku hanya milikmu

Namun kau bukan seutuhnya milikku
Jiwamu melayang bersamaku di atas alam bayangmu
Tubuhmu tersekap oleh dakapan yang sesak dan hampa
Ragamu terserak dalam dunia kosang yang tak bertempa

Mungkinkah cinta bertahan dalam sesak yang erat
Mungkinkah nyata akan terwujud dengan indah
Mungkinkah rasa akan abadi walau dekap membelenggu nafas
Mungkinkah rindu akan teribati dan terlepas dari tirani cinta

Semua terasa sesak
Semua terasa resah
Semua menjadi rasa yang kekal
Meski rasa begitu indah
Meki hati begitu penuh

Hanya oleh piagam rasa kebanggaan
Hanya karena sebuah kata tanggung jawab
Adilkah ini Tuhan ?